Selasa, 12 April 2016
Rabu, 06 April 2016
Semua Tak Sama #prolog
Tittle :
Semua Tak Sama #Prolog
Genre : Enmity, Friendship, Love, Sad, etc. (maybe)
Cast : Ify Alyssa as Gabrify Umari, Gabriel Stev
as Gabriel Damanik, Rio Stevadit as Sandrio Haling, Ashilla Zee as Nayshilla
Wijaya, Cakka Nuraga as Cakka Nuraga, Agni Trinubuwati as Agniya Anggara, Alvin
Jo as Calvin Sindhunata, and Sivia Azizah as Alvia Umari.
Author : Yanti L Ayuningsih | Line, Twitter, Ig :
@yanti_lestariA
“Coba Tuk melawan, getir yang terus kukecap
Meresap ke dalam relung sukmaku
Coba tuk singkirkan, aroma nafas tubuhmu
Mengalir mengisi laju darahku”
-Padi_Semua Tak Sama-
**<3**
Hujan deras
turun membahasi bumi bersama guntur dan kilat yang memekakkan mata dan telinga.
Angin berhembus kencang mengguncang pohon yang melekat ditanah. Suara
memekakkan telinga terdengar kejam memasuki gendang telinga. Suara tangisan
anak kecil memiris hati seakan berlomba dengan suara kejam itu.
“Pergi
dari sini. Kita tak membutuhkan seorang pengkhianat sepertimu,” seorang pria
paruh baya mendorong dengan kasar tubuh seorang wanita muda dengan anak yang
ada digendongannya.
Wanita
itu hanya menangis menahan sesak didadanya. Air hujan mulai membasahi tubuh
serta putrinya. Matanya menatap sendu seorang pria muda yang tengah berdiri
disamping pria paru baya itu. Sorot kesedihan tercetak jelas di mata pria itu. Wanita
itu berdiri dari duduknya lalu membungkukkan badannya sopan. Senyuman tipisnya
ia berikan kepada pria yang menduduki tahta tertinggi hatinya itu.
Kaki rintihnya mulai melangkah
meninggalkan rumah megah itu. Tangisnya belum juga behenti. Hatinya rapuh,
hancur, dan sebentar lagi akan membeku dan kemudian mati. Semua kebahagiannya
hilang sudah. Sekarang yang harus ia fikirkan adalah putri cantiknya ini. Putrinya
ini adalah salah satu barang berharganya yang harus ia jaga. Ya putrinya.
Anaknya, hasil buah cintahnya bersama Alex, suaminya. Walaupun ia hanya
mengurus putri kecilnya ini, tapi ia
yakin Alex pasti bisa mengurus anak-anaknya.
“Walaupun
raga kita saling terpisah, tapi ketahuilah hatiku tetap untukmu.”
Langganan:
Komentar (Atom)
























